fbpx Judul Saya
Landasan Hukum Disyariatkannya Berqurban dalam Islam II

Landasan Hukum Disyariatkannya Berqurban dalam Islam II

Para Ulama bersepakat atas adanya pensyariatan ibadah berqurban dihari ‘Idul Adha dan 3 hari Tasyriq, namun mereka berbeda pendapat dalam menetapkan hukum berqurban:

  • Imam Malik & Imam Syafi’i: sunah muakkadah.
  • Imam Abu Hanifah: wajib untuk mereka yang mampu.

Ada dua hal yang memicu munculnya perbedaan pendapat ini:

1- Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan ibadah ini walaupun beliau SAW sedang bepergian (safar).

Apakah perbuatan Rasul SAW ini mengisyaratkan wajibnya ibadah ini ataukah sunah saja?

عن ثوبان قال: ذبح رسول الله صلى الله عليه وسلم ضحيته، ثم قال: «يا ثوبان، أصلح لحم هذه»، فلم أزل أطعمه منها حتى قدم المدينة،

Dari Tsauban berkata: Rasulullah menyembelih kurbannya, kemudian beliau bersabda: “Wahai Tsauban rapikan daging kurban ini”. Tsauban berkata; Aku terus menerus memakannya sampai tiba di Madinah.(HR. Muslim, 3/1563, No. 1975).

2- Perbedaan ‘Ulama’ dalam memahami hadist Rasulullah SAW tentang perintah berqurban. Apakah perintah tersebut menunjukkan kewajiban ataukah kesunahan?

“إذا دخلت العشر، وأراد أحدكم أن يضحي، فلا يمس من شعره وبشره شيئا”

“Apabila kalian sudah melihat hilal dibulan Dzulhijjah dan ada diantara kalian yang ingin berqurban, maka janganlah memangkas rambut dan memotong kukunya” (HR. Muslim, 3/1565, No. 1977).

Kalimat “dan ada diantara kalian yang ingin berqurban” menunjukkan bahwa berqurban itu sunah saja, seandainya wajib tentu redaksi kalimatnya akan lebih tegas, ini adalah argument milik mereka yang berpendapat bahwa berqurban itu sunah muakkadah.

Sedangkan mereka yang berpendapat bahwa berqurban itu wajib, mereka menyebutkan dalil lainnya yang masih berkaitan dengan hadist diatas:

عن جندب بن سفيان قال: شهدت الأضحى مع رسول الله صلى الله عليه وسلم، فلم يعد أن صلى وفرغ من صلاته سلم، فإذا هو يرى لحم أضاحي قد ذبحت قبل أن يفرغ من صلاته، فقال: “من كان ذبح أضحيته قبل أن يصلي – أو نصلي -، فليذبح مكانها أخرى، ومن كان لم يذبح، فليذبح باسم الله”

Dari Jundub bin Sofyan berkata: Aku mengalami hari Raya Adha bersama Rasulullah SAW, setelah beliau selesai shalat, beliau melihat seekor kambing telah disembelih. Beliau bersabda: “Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, hendaknya ia menyembelih seekor kambing lagi sebagai gantinya, dan barang siapa belum menyembelih, hendaklah ia menyembelih dengan nama Allah” (HR. Muslim, 3/551, No. 1960).

Seandainya berqurban hukumnya sunah, maka tentu Rasulullah tidak memerintahkan orang tersebut (Abu Burdah) mengulangi penyembelihan.

(Diringkas dari kitab Bidayatul Mujtahid, 2/191).

Di Indonesia, secara umum sebagian besar atau mayoritas umat Islam mengikuti madzhab Imam Asy Syafi’I, termasuk juga dalam hal ini. Banyak sekali dalil lain yang menguatkan pendapat bahwa berqurban itu sunah hukumnya, diantaranya adalah sebagai berikut:

عن ابن عباس، قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم، يقول: ” ثلاث هن علي فرائض، وهن لكم تطوع: الوتر، والنحر، وركعتا الفجر “

Dari Ibnu Abbas berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Ada 3 hal, semuanya wajib bagi saya namun sunah bagi kalian: shalat Witir, berqurban, dan dua rakaat Fajar” (HR. Hakim, 1/441, No. 1119).

عَنْ أَبِي سُرَيْحَةَ قَالَ: “رَأَيْتُ أَبَا بَكْرٍ، وَعُمَرَ وَمَا يُضَحِّيَانِ”.

Dari Abu Suraihah berkata: ” Saya melihat Abu Bakar dan Umar tidaak berkurban (pada hari Raya Iedul Adhha)” (Mushannaf Abdur Razaq, 4/381, No. 8139).

عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ: قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيُّ: “إِنِّي لَأَدَعُ الْأَضْحَى، وَإِنِّي لَمُوسِرٌ مَخَافَةَ أَنْ يَرَى جِيرَانِي أَنَّهُ حَتْمٌ عَلَيَّ”

Dari Abu Wail berkata: Abu Mas’ud Al Anshari berkata: “Sesungguhnya aku tidak berkurban, padahal aku kaya; karena khawatir para tetangga menganggap hal itu wajib bagiku” (Mushannaf Abdur Razaq, 4/383, No. 8149).

Oleh; Agus Purwanto Lc., M.Hum  (Dewan Syariah Mitra Wakaf)
_________________

Anda ingin berqurban namun sering terasa berat saat menjelang Idul Adha?

Kini, ada solusi untuk Anda dan keluarga, karena setiap Muslim/Muslimah Insya Allah punya kesempatan untuk berqurban- siapapun bisa berqurban klik disini

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *