fbpx Judul Saya
Landasan Hukum Disyariatkannya Berqurban dalam Islam

Landasan Hukum Disyariatkannya Berqurban dalam Islam

Qurban (Al Udhhiyah adalah) hewan ternak berupa unta, sapi, dan kambing yang disembelih pada waktu hari Raya Idul Adhha dan 3 hari Tasyriq (11, 12, & 13 Dzulhijjah). Banyak sekali dalil yang menjadi dasar atas ibadah maaliyah (ibadah dengan harta) berupa penyembelihan hewan kurban dihari Raya Idul Adha, baik dari Al Qur’an maupun Al Hadist, bahkan hal ini diperkuat juga dengan ijma’ Ulama’.

Al Qur’an:

{فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ }

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah” (QS. AL Kautsar: 2).

Didalam kitab tafsir Al Wajiz lil Wahidi dijelaskan bahwa:

{فصلِّ لربك} صلاة العيد يعني: يوم النَّحر {وانحر} نُسكك

“Maka dirikanlah sholat ‘Ied pada hari Nahr (hari penyembelihan), dan sembelihlah hewan kurbanmu” (Al Wajiz lil Wahidi, 1/1236).

Al Hadist:

“…عن أنس رضي الله عنه: “أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يضحي بكبشين أملحين أقرني”

Dari Anas RA.: “Sesungguhnya Nabi SAW telah berkurban dengan dua ekor domba yang bagus (warna putihnya lebih banyak dari warna hitamnya) dan bertanduk…” (HR. Bukhari, 7/102, No. 5564).

Dan masih banyak lagi hadist yang menjadi dasar dari pensyariatan Al Udhhiyah, yang insya Allah akan kita jumpai dipembahasan selanjutnya.

Al Ijma’.

وأجمع المسلمون على مشروعية الأضحية

Para Ulama’ Islam telah berijma’/bersepakat atas adanya pensyariatan ibadah penyembelihan hewan kurban.(Al Mughni libni Qudamah, 9/435).

Oleh; Agus Purwanto Lc., M.Hum  (Dewan Syariah Mitra Wakaf)
_________________

Anda ingin berqurban namun sering terasa berat saat menjelang Idul Adha?

Kini, ada solusi untuk Anda dan keluarga, karena setiap Muslim/Muslimah Insya Allah punya kesempatan untuk berqurban- siapapun bisa berqurban klik disini

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *