fbpx Judul Saya
Hewan Qurban dan Syarat Hewan Qurban

Hewan Qurban dan Syarat Hewan Qurban

Qurban hanya dapat dilakukan dengan menyembelih hewan ternak:

  • unta,
  • sapi atau kerbau,
  • dan domba atau kambing. (Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, 4/2719)

Para Ulama’ telah bersepakat (ijma’) terkait masalah ini, hal ini berdasarkan ayat Al Qur’an:

{وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ…}

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka…” (QS. Al Hajj: 34).

Dan tidak pernah terdapat riwayat yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW atau para shahabat berqurban dengan hewan lain.

Syarat Hewan Qurban

Syarat-syarat hewan qurban yang harus terpenuhi adalah:

  1. Unta: harus sudah menginjak umur 6 tahun.
  2. Sapi & kambing: harus sudah menginjak umur 3 tahun.
  3. Domba: jenis jadza’ atau sudah tanggal giginya.

بلوغ السن المعتبر شرعا، بأن تكون ثنيا إن كان من الإبل أو البقر أو المعز، وجذعا إن كان من الضأن.

“Hewan qurban hendaklah sudah sampai pada umur yang telah ditentukan, yaitu tsaniya (tanggal gigi serinya) jika berupa unta,sapi, atau kambing, dan jadza’ (anak hewan) jika berupa domba”. (Akhamul Udhhiyah, 2/236).

Para ‘Ulama’ berbeda pendapat dalam menjelaskan umur domba jadza’, salah satu pendapat menyatakan bahwa domba jadza’ adalah domba yang berumur 6 bulan. (Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 5/82).

Ini semua adalah batas minimal umur dari hewan yang hendak diqurbankan.

  • Bebas cacat

Selain terkait usia, disyaratkan pula agar ketiga jenis hewan ini bebas cacat yang mengakibatkan dagingnya berkurang.

“أَرْبَعٌ لَا يضحى بِهِنَّ: الْعَوْرَاءُ الْبَيِّنُ عَوَرُهَا، وَالْمَرِيضَةُ الْبَيِّنُ مَرَضُهَا، وَالْعَرْجَاءُ، الْبَيِّنُ ظَلَعُهَا، وَالْعَجْفَاءُ الَّتِي لَا تُنْقِي”

“Ada empat hewan yang tidak dapat dijadikan qurban: hewan celek yang kentara, hewan sakit yang kentara, hewan pincang yang kentara, dan hewan kurus yang tidak ada dagingnya” (HR. Ibnu Hibban, 13/241, No. 5919).

Hewan dengan cacat lainnya, yang menjadikan hewan kurus atau dagingnya berkurang, hukumnya didiqiyaskan dengan 4 cacat diatas. (Al Fiqh Al Manhaji, 1/228).

Oleh; Tim Mitra Wakaf dan Agus Purwanto Lc., M.Hum  (Dewan Syariah Mitra Wakaf)

Anda ingin berqurban?
Namun sering terasa berat saat menjelang Idul Adha?
Kini, ada solusi untuk Anda dan keluarga,
Insya Allah sekarang siapapun bisa berqurban

klik gambar di bawah ini

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *