⁠⁠⁠Keutamaan Bulan Muharram & Amal Ibadah Didalamnya

⁠⁠⁠Keutamaan Bulan Muharram & Amal Ibadah Didalamnya

Mengingat sekarang kita berada di awal bulan Muharram, diawal tahun baru Hijriyah 1439, ada satu hal yang tidak boleh terlewatkan bagi kita, yaitu fadhilah atau keutamaan dari bulan mulia ini dan amal ibadah istimewa yang bisa kita tunaikan didalamnya.

Sebelumnya kita wajib bersyukur kepada Allah Ta’ala; karena Allah SWT masih memberikan kepada kita kenikmatan hidup sampai dengan saat ini, ini artinya Allah Azza wa Jalla masih memberikan kepada kita dua kesempatan:

Pertama: kesempatan untuk lebih banyak beribadah guna menambah saldo pahala disisi-Nya, sebagai bekal meraih Ridho dan Surga-Nya.

Kedua: kesempatan untuk segera bertaubat atas segala dosa dan kesalahan, baik dosa kecil maupun dosa besar, sebagai upaya agar terhindar dari murka Allah Ta’ala.

Tentunya dengan taubat Nashuha, taubat yang terpenuhi didalamnya tiga pilar utama:

1- meninggalkan dosa tersebut,

2- menyesal karena telah mengerjakannya,

3- dan berazam (berniat kuat) untuk tidak mengulanginya lagi untuk selamanya.

(Riyadhush Shalihin, 1/14, Bab Taubat).

Keutamaan Bulan Muharram.Allah Ta’ala berfirman:

{إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ}

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram . Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”.
(QS. At Taubah: 36)

Ayat ini menjelaskan bahwa dalam setahun ada 12 bulan, dan diantara 12 bulan ini ada 4 bulan haram, bulan-bulan yang didalamnya dilipatgandakan dosa atau pahala atas perbuatan yang dikerjakan didalamnya.

“…فإنَّ الحسنات فيهن تضعف وكذلك السيئات…”

“… Sesungguhnya pahala amal shalih akan dilipatgandakan didalam bulan-bulan haram ini, begitu juga dosa atas kemaksiatan (akan dilipatgandakan, jika dilakukan dibulan-bulan ini)…”
(Al Wajiz fi Tafsiril Kitab Al Aziz, 1/462).

Dan bulan Muharram termasuk salah satu dari 4 bulan istimewa ini.

“إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ والأرض السنة اثنا عشرة شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ”.

“Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya di hari dimana Allah SWT menciptakan langit dan bumi, satu tahun ada dua belas bulan, disitu terdapat empat bulan yang di haramkan Allah SWT, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan mudhar  yang terletak antara Jumadil akhir dan Sya’ban”
(Shahih Ibnu Hibban, 13/314, No. 5975).

Bulan Muharram termasuk bulan yang disebutkan oleh Allah didalam firman-Nya surat At Taubah ayat 36 diatas, bulan yang didalamnya Allah Ta’ala melipatgandakan ganjaran pahala atau dosa. Jadi sekiranya kita memaksimalkan ibadah kita dibulan ini, tentu kita bisa meraup pahala yang melimpah ruah, dan ini adalah salah satu usaha nyata untuk merealisasikan cita-cita masuk Surga.

Mari kita tengok amalan ibadah kita, apapun bentuknya, baik yang wajib maupun yang sunah, dikesempatan Muharram ini mari kita perbaiki dan kita tingkatkan lagi. Ibadah Sunah yang mungkin sebelumnya belum pernah kita kerjakan, mari kita niatkan untuk ditunaikan mulai saat ini dan kita istiqomahkan untuk waktu selanjutnya. Sholat Fardhu, sholat Sunah, shadaqah, zakat, silaturrahim, tilawatul Qur’an, berdzikir, puasa Sunah, menyantuni anak Yatim, dls…

Amalan di Bulan Muharram

  1. Puasa

Amal ibadah yang direkomendasikan secara langsung oleh Rasulullah SAW untuk kita dibulan Muharram ini adalah puasa.

عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أفضل الصيام، بعد رمضان، شهر الله المحرم، وأفضل الصلاة، بعد الفريضة، صلاة الليل”

Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: ” Puasa yang paling utama setelah puasa bulan ramadhan adalah puasa pada bulanAllah yang kalian sebut bulan muharam, dan sholat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam”
(HR. Muslim, 2/281, No. 1163)

Lebih khusus lagi, puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharram

“… وصيام يوم عاشوراء، أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله”

“… Puasa hari ‘Asyura (10 Muharram), aku (Rasulullah SAW) berharap kepada Allah agar menghapus dosa-dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim, 2/818, No. 1162).

عن إسماعيل بن أمية، أنه سمع أبا غطفان بن طريف المري، يقول: سمعت عبد الله بن عباس رضي الله عنهما، يقول: حين صام رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم عاشوراء وأمر بصيامه قالوا: يا رسول الله إنه يوم تعظمه اليهود والنصارى فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «فإذا كان العام المقبل إن شاء الله صمنا اليوم التاسع».قال: فلم يأت العام المقبل، حتى توفي رسول الله صلى الله عليه وسلم

Dari Ismail bin Umayyah, sesungguhnya dia mendengar Abu Ghathfan bin Tharif Al Mari berkata: saya mendengar Abdullah bin Abbas RA berkata: Ketika Rasulullah SAW  berpuasa ‘Asyura dan menganjurkan para sahabatnya untuk berpuasa, mereka berkata: Wahai Rasulullah sesungguhnya ini adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, Maka beliau bersabda: Kalau begitu tahun depan Insya Allah kita akan berpuasa (pula) pada hari kesembilan (Tasu’a). (Yakni, bersamaan dengan puasa ‘Asyura, untuk menyelisihi Ahli kitab). Ibnu Abas berkata: belum sampai tahun berikutnya, Rasulullah  SAW  telah wafat.
(HR. Muslim, 2/797, No. 1134)

Ringkasan & Penekanan

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang diistimewakan didalam Fikih Islam, pahala amal shalih didalamnya dilipatgandakan. Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk lebih giat dalam beribadah kepada Allah apapun bentuk ibadah tersebut, baik yang wajib maupun yang sunah.

Ibadah yang secara langsung direkomendasikan oleh Rasulullah SAW untuk kita amalkan dibulan ini adalah puasa, dan lebih spesifik lagi puasa pada tanggal 9 & 10 Muharram. Mari kita niatkan dan kita siapkan diri untuk mengamalkan ibadah puasa ini.

Oleh;  Agus Purwanto Lc., M.Hum.
Dewan Syariah Mitra Wakaf

MITRA WAKAF INDONESIA
Kebaikan yang Terus Mengalir
www.mitrawakaf.com

<?php echo do_shortcode('[whatsapp]'); ?>

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *