fbpx Judul Saya
Ini 5 Langkah Agar Dropshipping sesuai Syariat

Ini 5 Langkah Agar Dropshipping sesuai Syariat

Terlepas dari perbedaan pendapat di kalangan kaum Muslimin dalam memandang boleh dan tidaknya sistem dropshipping (menjual produk tanpa harus memiliki produk) yang dijalankan banyak orang saat ini, hal terpenting yakni bagaimana mengolah agar sistem ini bisa berjalan sesuai syariat.

Pertama, dianjurkan kepada dropshipper agar membuat kerjasama penjualan dengan pihak supplier sebelum ia memajang barang yang ia tawarkan di lapaknya. Sehingga posisinya sebagai wakil dari supplier yang secara dejure diakui dalam fikih muamalah.

Kedua, barang yang ia pajang dijelaskan secara rinci spesifikasinya lalu diperkuat dengan poto. Termasuk kekurangan dan kelebihan barang tersebut jika ada.

Ketiga, dropshipper bertanggung jawab penuh terhadap barang dan bersedia mengganti jika barang yang dikirim tidak sesuai dengan spesifikasi barang yang disebutkan dalam lamannya. Termasuk jika terjadi case saat pengiriman barang ke konsumen.

Keempat, dropshipper siap menerima pembatalan transaksi oleh pihak konsumen utamanya ketika barang yang terkirim tidak sesuai dengan spesifikasi yang ia sebutkan dalam lamannya. Dan ia bersedia mengembalikan 100% dana yang ia terima dari pihak konsumen.

Kelima, memperjelas harga barang. Termasuk jika biaya distribusi barang ke konsumen belum termasuk dalam harga.

Penulis: Ustad Supriadi Boni
 -Dewan Syariah Mitra Wakaf
-Redaktur Ahli Harianamanah.com

Penulis: Ustad Supriadi Boni

Sumber: Harianamanah.com

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *