fbpx Judul Saya
Wakaf Sebagai Solusi Kebangkitan Umat

Wakaf Sebagai Solusi Kebangkitan Umat

Wakaf cenderung terlupakan sebagai sebuah solusi bagi pemberdayaan ummat. Wakaf masih dipandang dengan cara pandang sempit. Namun sejarah membuktikan bahwa wakaf merupakan salah satu tiang penyanggah tumbuhnya sebuah peradaban baru di masa lalu. Ini juga yang disebut wakaf sebagai solusi kebangkitan umat.

Sejarah wakaf sangat banyak dapat kita temukan, bahkan lebih banyak lagi yang tidak dapat dideteksi.

Kerjaan-kerjaan Islam tumbuh dan berkembang melalui wakaf dari para muslimin yang dermawan. Mereka mewakafkan sesuatu yang bermanfaat bagi ummat untuk digunakan sebaik-baiknya untuk ummat pula.

Selain sarana ibadah mereka juga mewakafkan sesuatu untuk pendidikan, kesehatan, keamanan, perkebunan, bisnis, sumber air, dan masih banyak lagi yang langsung menjadi solusi atas kebutuhan khalayak banyak.

Hasilnya terus bergulir, berakumulasi sehingga terwujudlah sebuah peradaban yang kuat. Hingga saat ini masih banyak aset-aset nyata wakaf yang dapat kita saksikan.

Bukti pertama adalah Masjid Kuba wakaf pertama Nabi Muhammad SAW, masih berdiri hingga saat ini. Dalam bidang pendidikan, Al-azhar Kairo bisa menjadi contoh wakaf yang kelihatan manfaatnya dari segi pendidikan. Melahirkan banyak alumnus handal yang kemudian menjadi pelopor perubahan di tempat-tempat mereka mengabdi. Ini yang menjadi wakaf sebagai solusi kebangkitan umat.

Wakaf memiliki keunikan sendiri, sebab secara umum wakaf memiliki ruang lingkup sasaran yang sangat luas. Peruntukannya dapat diarahkan pada berbagai aspek kebutuhan mendasar manusia.

Zakat misalnya yang peruntukannya jelas, kepada 8 golongan yang Allah sudah tentukan. Begitupula dengan sedekah yang manfaatnya cenderung terputus,berbeda dengan wakaf yang manfaatnya berkelanjutan dan bahkan bisa tumbuh apabila diarahkan kepada wakaf produktif.

Menurut BWI dalam kegiatan Indonesia Wakaf Summit 2017, potensi wakaf uang saja di Indonesia capai Rp. 180 Triliun, belum lagi idle asset yang jumlahnya sangat banyak baik berupa tanah, bangunan, maupun yang lainnya. Badan Wakaf Indonesia (BWI) mencatat masih banyak tanah wakaf yang belum dimanfaatkan alias menganggur. Setidaknya, luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 420 ribu hektare dengan estimasi nilai Rp2.100 triliun.

Maka dapat dibayangkan potensi pemberdayaan ummat yang dapat dilakukan dengan wakaf. Maka dari itu lah wakaf sebagai solusi kebangkitan umat.

Sumber: berbagai sumber portal berita online

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *