Menkeu : Wakaf Bisa Digunakan untuk Pembiayaan Produktif

Menkeu : Wakaf Bisa Digunakan untuk Pembiayaan Produktif

Nusa Dua – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, wakaf memiliki potensi untuk bisa menjadi sumber pembiyaan dalam pembangunan. Dengan dilahirkannya Waqf Core Principles(WCP) disela-sela penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, Sri berharap pengembangan wakaf ke depan bisa menarik lebih banyak lagi kepercayaan dari masyarakat.

“Wakaf itu alat filantropi yang harapannya dengan core principles ini dapat menjadi panduan dan pengelolaan wakaf di masa depan”, kata Sri di Nusa Dua, Bali pada Minggu (14/10).

Salah satu produk yang akan diluncurkan terkait pengembangan wakaf di indonesia adalah awakaf tunai yang terintergasu dengan sukuk atau Cash Waqf Linked Sukuk(WLS). Sri menilai, inisiatif tersebut dapat meningkatkan partisipasi publik dalam pembiyaan pembangunan.

Dia menjelaskan, WLS memungkinkan institusi filantropis termasuk Badan Wakaf Indonesia untuk menginvestasikan wakaf dalam instrumen investasi yang aman dan bebas resiko. Dari sisi pemerintahm kata Sri, WLS dapat menjadi alternatif pembiayaan.

“Wakaf mempunyai kapasitas untuk menghasilkan pendapatan dan juga membuayai kediyan produktif. Imbal hasi yang didapatkan akan digunakan untuk pembiyaan lebih lanjut du masa depan” kata Sri.

Sebelumnya, Bank Indonesia bersama Islamic Development Bank (IDB) secara resmi d\telah meluncurkan Waqf Core Principles(WCP). 29 prinsip pengaturan tata kelola tersebut diharapkan bisa meningkatkan upaya pengembangan wakaf di seluruh dunia.

“Grup IDB telah mengembangkan WCP bekerja sama dengan BI dan BWI sebagai upaya bersama dalam memberikan penilaian pada elemen regulasi dan manajemen wakaf”, kata Wakil Presiden Bidang Pengembangan Kementerian IDB Nouri Jouini di Nusa Dua, Bali pada Ahan (14/10).

Dia mengatakan, prinsip-prinsip yang dicanangkan tetap memberikan fleksibilitas pada pengembangan wakaf di seluruh dunia. Tujuan utama prinsip-prinsip tersebut adalah untuk mewujudkan manajemen wakaf yang kredibel sekaligus meningkatkan peran wakaf sebagai instrumen finansial di negara-negara muslim.

Prinsip-prinsip yang diatur dalam WCP secara umum terkait dengan pengaturan hukum, pengawasan, tata kelola yang baik, manajemen resiko dan kepatuhan syariah.

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *