ADAB-ADAB YANG WAJIB DALAM PUASA

ADAB-ADAB YANG WAJIB DALAM PUASA

Berikut adalah kutipan dari kitab Majaalis Syahri Ramadhan karangan Syekh Muhammad bin Shalih al-Ustaimin tentang adab-adab yang wajib dalam berpuasa;

Segala puji bagi Allah,Dzat yang membimbing para hamba kepada adap-adab yang paling sempurna, yang membuka perbendaharaan rahmat dan kemurahan-NYA dari segala pintu, yang menerangi pandangan kaum mukminin sehingga mereka mengetahui realita dan mengharapkan pahala, serta yang membutakan penglihatan orang-orang yang berpaling dari ketaatan kepada-NYA. sehingga mereka terhalangi dari cahaya-NYA. kemudian, Dia memberi petunjuk kepada sebagian mereka dengan karunia dan rahmat-NYA. serta menyesatkan sisanya dengan keadilan dan hikmah-NYA. sesungguhnya yang demikian itu merupakan peringatan bagi orang-orang yang berakal.

Di antara adab yang wajib adalah orang yang berpuasa juga harus melaksanakan berbagai ibadah lain yang telah Allah wajibkan, baik itu berupa perkataan maupun perbuatan. salah satu contoh yang paling konkret adalah shalat wajib, yang merupakan rukun islam yang paling mendasar setelah dua kalimat syahadat. shalat ini wajib diperhatikan dengan menjaga rukun, kewajiban, syarat, waktu pelaksanaannya di masjid secara berjamaah. ini merupakan bagian dari ketakwaan yang juga menjadi alasan diwajibkannya puasa atas ummat ini. menyia-nyiakan shalat meniadakan ketakwaaan dan menyebabkan turunnya adzab.

Allah subhannallahuwata’ala berfirman:

“Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek),yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (QS,Maryam: 59-60)

Di antara adab-adab yang wajib di lakukan oleh orang yang berpuasa adalah menjauhi segala perkara yang di haramkan Allah dan Rasul-NYA, baik berupa perkataan dan perbuatan.Contohnya, dia tidak boleh berdusta. yang di maksud dengan dusta. ialah memberikan kabar yang tidak sesuai realita. perbuatan dusta yang paling besar adalah dusta atas nama Allah dan Rasul-NYA, seperti menyadarkan hukum halal atau haramnya suatu perkara kepada Allah atau Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Allah Subhannallahwata’ala.berfirman:

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta: ‘Ini halal dan ini haram,’ untuk mengada-adakan kebohongan kepada Allah tidaklah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan mereka adzab yang pedih.” (QS. An-Nahl: 116-117)

Orang yang berpuasa juga wajib menjauhi ghibah, yaitu menyebutkan sesuatu yang tidak disukai dari saudaranya tanpa sepengetahuannya, baik itu memang benar ataupun dusta; baik itu berkaitan dengan bentuk fisiknya untuk menyebarkan aib atau menghinanya, seperti pincang, juling, dan buta, ataupun berkaitan dengan tingkah lakunya, seperti dungu, bodoh, fasik, dan sebagainya. Rasulullah shallaullahu alaihi wasalam pernah ditanya tentang ghibah, lalu beliau menjawab:

Ghibah itu adalah engkau menyebut saudaramu dengan perkara yang tidak di sukai.”Ada yang berkata: “Bagaimana pendapatmu jika perkataanku tadi memang benar-benar terdapat pada diri saudaraku?” Beliau menjawab: “Jika perkataanmu itu benar-benar terdapat dalam diri saudaramu, maka engkau telah berbuat ghibah kepadanya. adapun jika tidak demikian, maka engkau telah berdusta tentang dirinya.”  (HR. Muslim)

Orang yang berpuasa juga wajib menjauhi tipu daya dalam seluruh muamalah, baik dalam jual beli, sewa-menyewa, kerajinan tangan, pegadaian, maupun selainnya.

Perbuatan ini termasuk dosa besar, bahkan Nabi shallaullahu alaihi wasalam berlepas diri dari pelakunya, sebagai mana sabda beliau:

Barang siapa yang menipu kami maka ia tidak termasuk golongan kami”

Dalam lafazh hadits yang lain: “Barang siapa yang menipu maka ia tidak termasuk dari golonganku” (HR, Muslim).

Sumber: Kitab Majaalis Syahri Ramadhan, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Ustaimin

Bagikan ini di

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *